Sabtu, 15 Maret 2014

BAGAIMANA SEANDAINYA BILA LAPISAN ES DI KUTUB MENCAIR?



BAGAIMANA SEANDAINYA BILA LAPISAN ES DI KUTUB MENCAIR?


Kita mungkin pernah mendengar istilah global warming. Tampaknya pada ratusan tahun yang lalu suhu bumi meningkat 0,5°C. Kedengarannya tidak besar ya 0,5°C itu, tetapi dampak yang ditimbulkan ternyata sangat berpengaruh pada planet kita.
Suhu yang semakin meningkat dapat menyebabbkan beberapa gunung es mengapung dan mencair. Meskipun demikian, bukan gunung esyang mencair yang menyebabkan air laut meninggi. Bayangkan saja sebuah gelas yang diisi air setengahnya . jatuhkan beberapa es batu kedalamnya. Maka kita lihat permukaan air akan naik. Semakin banyak ditambahkan es batu, maka semakin tinggi permukaan airnya. Gunung es yang mengapung cukup besar ukurannya. Es sebesar ini berasal dari es yang ada di daratan mengalami patah dan jatuh ke laut. Dengan kata lain, gunung es seperti es  batu yang mengapung dalam segelas air yang besar pula.
Suhu yang semakin tinggi menyebabkan gletser menjadi lemah, semakin banyak retakan, dan semakin banyak es yang patah. Begitu gunung es itu jatuh ke lauy, maka permukaan air laut akan naik.
Jika meningkatnya suhu dapat mempengaruhi gletser dan gunung es mengapung, dapatkah lapisan es di kutub mencair dan menyebabkan permukaan air laut naik? Ini mungkin dapat terjadi tetapi tidak satupun tahu kapan itu akan terjadi.
Pada tahun 1955, di sebuah Seminar Internasional tentang Perubahan Cuaca (The International Panel on Climate Change) mengeluarkan laporan yang berisi tentang perubahan batas ketinggian permukaan air laut pada tahun 2001. Ada yang memperkirakan bahwa permukaan air laut akan naik 20 inci (50cm) . kenaikan 20 inci bukanlah jumlah yang sedikit karena hal ini akan berakibat fatal pada kota-kota berpantai, khususnya apabila terjadi badai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar