BAGAIMANA SEANDAINYA BILA LAPISAN
ES DI KUTUB MENCAIR?
Kita
mungkin pernah mendengar istilah global warming. Tampaknya pada ratusan tahun
yang lalu suhu bumi meningkat 0,5°C. Kedengarannya tidak besar ya 0,5°C itu,
tetapi dampak yang ditimbulkan ternyata sangat berpengaruh pada planet kita.
Suhu
yang semakin meningkat dapat menyebabbkan beberapa gunung es mengapung dan
mencair. Meskipun demikian, bukan gunung esyang mencair yang menyebabkan air
laut meninggi. Bayangkan saja sebuah gelas yang diisi air setengahnya .
jatuhkan beberapa es batu kedalamnya. Maka kita lihat permukaan air akan naik.
Semakin banyak ditambahkan es batu, maka semakin tinggi permukaan airnya. Gunung
es yang mengapung cukup besar ukurannya. Es sebesar ini berasal dari es yang
ada di daratan mengalami patah dan jatuh ke laut. Dengan kata lain, gunung es
seperti es batu yang mengapung dalam
segelas air yang besar pula.
Suhu
yang semakin tinggi menyebabkan gletser menjadi lemah, semakin banyak retakan,
dan semakin banyak es yang patah. Begitu gunung es itu jatuh ke lauy, maka
permukaan air laut akan naik.
Jika
meningkatnya suhu dapat mempengaruhi gletser dan gunung es mengapung, dapatkah
lapisan es di kutub mencair dan menyebabkan permukaan air laut naik? Ini
mungkin dapat terjadi tetapi tidak satupun tahu kapan itu akan terjadi.
Pada
tahun 1955, di sebuah Seminar Internasional tentang Perubahan Cuaca (The International Panel on Climate Change)
mengeluarkan laporan yang berisi tentang perubahan batas ketinggian permukaan air
laut pada tahun 2001. Ada yang memperkirakan bahwa permukaan air laut akan naik
20 inci (50cm) . kenaikan 20 inci bukanlah jumlah yang sedikit karena hal ini
akan berakibat fatal pada kota-kota berpantai, khususnya apabila terjadi badai.
Sumber : http://www.howstuffworks.com/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar